Genduk suatu waktu pernah bertanya, "Bu, kenapa sih saat nangis keluar air mata?"
Hem, kalau sahabat Mei ditanya seperti ini kira-kira akan memberikan jawaban bagaimana?

Haha, mungkin sama dengan saya waktu itu. Diam dan berpikir keras, kenapa ya? Benarkah? Seingat saya dulu semasa sekolah hanya diajarkan jika air mata berfungsi membersihkan jika ada kotoran-kotoran yang masuk ke mata. Ternyata genduk belum puas dengan jawaban ini. 

"Kan waktu nangis enggak kelilipan? Tetap keluar air matanya."

Nah lho, apa ya?
Mesti belajar lagi, buka-buka referensi lagi. Benar ternyata, belajar itu seumur hidup. Nah, setelah mencari-cari ada satu buku yang menarik perhatian dalam menjelaskan kegunaan air mata.

Dalam buku yang berjudul Katakan Kepadaku Mengenai? Seri Tubuh Manusia terbitan Quality Press yang merupakan buku alih bahasa oleh Drs. Alexander Sindoro bahwa air mata dikeluarkan oleh kelenjar lakrimalis. Berfungsi untuk membasahi kornea secara terus menerus agar tidak kering. Jika sampai kering maka akan mengakibatkan kebutaan. Air mata juga membantu membersihkan partikel asing, seperti debu, kotoran, dan rambut yang masuk ke mata.

Apa itu kelenjar lakrimalis? 
Kelenjar lakrimalis adalah kelenjar yang terletak di atas setiap mata dan belakang kelopak mata. Kelenjar ini mengeluarkan cairannya lewat beberapa saluran kecil yang berada di sebelah dalam kelopak mata. Setiap mata berkedip, kelopak matanya mengisap sedikit cairan dari kelenjar tersebut.

Nah, kenapa saat menangis, tertawa, marah, atau sedih juga mengeluarkan air mata? Ternyata saat terjadi emosi otot di sekitar kelenjar lakrimalis dapat mengetat dan meremas air mata keluar.

Tahu tidak, pada umumnya air mata terdiri dari cairan garam lho. Cairan dari kelenjar lakrimalis juga mengandung zat yang melawan bakteri dan protein yang membantu mata kebal terhadap infeksi. 

Sahabat Mei, itu tadi hasil membaca bukunya ya. Semoga bermanfaat dan sedikit menambah khazanah pengetahuan kita.