Berbondong menggulung
Berarak menelungkup
Deru mendengung
Kian mengelabu

Jedar menggelegar
Kilap merelap
Tumpah meruah
Keruntangpukang

Berhamburan
Bubar buyar
Tunggang langgang
Jumpalitan

Bahtera kini nyata
Upaya tiada dusta
Bagi nyawa meng-Esa
Percaya tanpa tanya

Tidak bagi dia
Insan penuh cela
Karam tanpa sisa
Karena hujan, binasa

***

(Ditulis untuk memenuhi tantangan, semoga masuk kriteria. Sangat menanti tumpahan ilmu puisinya dari sahabat Mei, boleh banget 'puisi' ini dibedah sehingga pantas disebut puisi yang layak)