Ulasan Cerpen Anak
(Tugas Kelas Fiksi ODOP batch 7)

Judul : Petualangan Si Mamat
Penulis         : Ahmad Sukamto
Nama Pengulas : Meitantie

Cerita pendek anak atau yang lebih dikenal dengan istilah cernak memang akhir-akhir ini sangat jarang ada yang menulis. Kalaupun ada tak sebanyak cerpen remaja ataupun cerita berlatar belakang kehidupan sehari-hari. Nah, setelah mengubek media online, akhirnya pengulas berhasil menemukan sebuah cernak berjudul Petualangan Si Mamat karya Ahmad Sukamto yang dimuat di laman cerpenmu. Berikut ulasannya,

Unsur Intrinsik
Tema
Tema umum cernak yang sering dipakai adalah perjuangan, pun dengan cernak kali ini. Perjuangan seorang anak dari keluarga tidak mampu untuk meraih cita-citanya.

Alur
Karena ditujukan untuk anak-anak, maka alur yang digunakan adalah alur maju yang mudah dipahami.

Latar
Latar tempat yang diambil sang penulis adalah sebuah pedesaan yang masih asri. Rumah tokoh utama yang hanya sebuah gubuk reyot.
Suasana pedesaan terasa kental di sini. Mayoritas penduduk petani yang digambarkan dengan persawahan, penjemuran dan penggilingan padi. Juga sungai dengan jembatan yang hanya bisa dilalui oleh satu orang saja.
Penulis juga mengambil beberapa setting cerita di sekolah Mamat dan tempat les tambahan pelajaran.

Tokoh dan penokohan
Tokoh utama cerita ini adalah Mamat dengan kegigihannya untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi tanpa membebani kedua orang tuanya. Mamat yang pekerja keras dan pantang menyerah. Dia juga anak yang sopan dan suka menolong.
Dalam cerita ini juga ada sang ayah Mamat yang sangat mendukung cita-cita anaknya hanya saja sadar akan kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu.
Tokoh laiinya adalah sosok bapak berbaju rapi yang ternyata adalah seorang pegawai bank. Balas budinyalah yang akhirnya membantu Mamat untuk bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan SMP.

Sudut pandang (POV)
Penulis kali ini menggunakan POV tiga, sebagai dalang yang bisa mengetahui apa saja yang dilakukan dan dirasakan para tokoh.

Gaya bahasa
Gaya bahasa yang dipakai penulis sangat sederhana, mudah dipahami terutama oleh sasaran pembacanya, anak-anak.

Amanat
Menurut pengulas, cerita anak kali ini memberikan pelajaran bahwa dengan kegigihan, kerja keras, serta semangat yang kuat maka segala sesuatu bisa diraih. Pertolongan bisa datang dari siapa saja dan kapan saja.

Unsur Ekstrinsik
Kelebihan
Petualangan Si Mamat menggambarkan keadaan yang masih lazim terjadi kehidupan sekitar kita sehingga mudah dicerna dan diambil pesannya. Bahasa yang lugas dan umum dipakai juga menjadikan cerita ini enak untuk dibaca terutama bagi anak-anak.

Kekurangan
Lepas dari keseluruhan cerita yang penuh pesan, ada beberapa penulisan yang belum sesuai EBI. Contohnya,
Suatu hari ada seorang pemuda bernama mamat, dia adalah anak seorang petani biasa di sebuah desa.
Penulisan nama yang belum menggunakan huruf kapital.

Ada beberapa kalimat yang menggunakan kata secara berulang sehingga terjadi pemborosan kata.

Serta adanya lompatan cerita yang sangat cepat dari satu scene ke scene berikutnya. Menceritakan keadaan di rumah kemudian sekolah, lalu rumah lagi. Dilanjutkan tempat les kemudian suasana saat Mamat mencari uang tambahan.
Satu hal saat menemukan secarik cek dari got dalam keadaan tidak rusak, timbullah pertanyaan dari pengulas “Apakah gotnya dalam keadaan kering sehingga cek masih dalam keadaan utuh?”

Saran
Akhirnya pengulas hanya mampu memberikan saran kepada penulis agar ke depan saat menulis cernak scene-scene yang diambil jangan terlalu banyak sehingga tidak terjadi lompatan yang cepat. Atau jikapun memang harus mengambil banyak part dalam cerita bisa menuliskan dengan rinci sehingga cerita tidak terkesan melompat-lompat.

Demikian sedikit yang bisa disampaikan pengulas. Semoga yang sedikit ini memberi warna tersendiri pada cerita-cerita selanjutnya. Terima kasih.